Berkah kopi Berkah Negeri

Negara ini telah di kutuk untuk mencintai kopi. Tak peduli situasi dan tingkat ekonomi masyarakat. Kopi bisa ditemukan dimana-mana.

Tuhan Dalam Secangkir Kopi

Tuhan ada di mana-mana, bahkan dalam secangkir kopi. Pertanyaannya adalah, apakah kita mau menemuin Nya?.

Filsafat Kopi

Seperti kopi, Tuhan menyeduh dua sisi paling sakral dalam hidup manusia. Kebaikan dalam manisnya dan kejahatan dalam seduh pahitnya.

Minuman Kopi adalah manifestasi kehidupan

Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari sebuah minuman kopi, dengan kehangatan kopi sebuah cerita akan terus mengalir.

Biji Kopi

Dari biji kopi pilihan akan menyebabkan rasa kopi terbaik, demikian pula dengan kehidupan yang dijalani oleh manusia.

Jumat, April 13, 2018

Dua Lautan, Dua Makna


Saat sedang bengong menunggu Transjakarta Busway, saya teringat tentang dua lautan. Saya bertemu dengan beberapa orang yang menjelaskan tentang dua lautan ini.



Secara sains (science) dua lautan yang tidak tercampur ini dapat di temukan pada selat Gibraltar, yaitu pertemuan antara Laut Atlantik dan Laut Mediterania. Seakan ada sekat yang memisahkan kedua jenis air ini. Bahkan batas antara kedua air dari dua buah laut ini sangat jelas. Air laut dari Samudera Atlantik berwarna biru lebih cerah. Sedangkan air laut dari Laut Tengah berwarna lebih gelap. Inilah keajaiban alam. Tidak hanya itu yang aneh dari perilaku dari kedua air laut ini. Ternyata, air laut dari laut Tengah yang tidak mau bercampur dengan air laut dari Samudera Atlantik ini menyusup dibawah air laut yang berasal dari Samudera Atlantik. Air dari Laut Tengah ini menyusup di bawah air dari Samudera Atlantik di bawah kedalaman 1000 meter dari permukaan Samudera Atlantik.


AL-QUR'AN
Kalau di dalam Al-Quran di sebutkan bahwa :
"Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing." (Q.S. Ar-Rahman:19-20)
Di ayat lain juga disebutkan :
"Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi." (Q.S. Al-Furqaan:53)
IBNUL QOYIM AL JAUZIAH
Kalau menurut Ibnul Qoyim Al Jauziah, dalam kitab Al Ruh, menyebutkan bahwa dua samudera adalah Alam Jasmani dan Alam Ruhani. Alam jasmani dan alam ruhani ibarat dua samudera yang dibatasi daratan sehingga keduanya tidak dapat bertemu, akan tetapi dengan kehendak Allah suatu saat dibiarkan bertemu, seperti alam mimpi dan alam jaga. Sesungguhnya alam mimpi itu bagian dari alam barzah.

SYEKH HISYAM KABBANI
Kalau berdasarkan hasil saya mengaji, saat itu Maulana Syekh Hisyam Kabbani memberikan penjelasan bahwa Alloh menyebutkan 2 samudera. Secara makna yang nampak disebutkan bahwa dua samudera yang memiliki sifat berbeda yaitu atlantik dan mediterania. Ikan di atlantik tak bisa pergi ke mediterania begitu juga sebaliknya. Kecuali ikan tersebut masuk ke zona karantina selama 40 hari. Sedangkan makna lautan secara halus adalah Lautan Ilmu Zahir dan Lautan Ilmu Hakikat. Hanya para auliya' dan orang-orang yang di izinkan yang bisa mendapatkannya. Betapa luasnya ilmu Alloh. Tak akan habis walaupun samudera sebagai tintanya.

SYEKH ABDUL QADIR JAELANI
Senada dengan yang disampaikan Maulana Syekh Hisyam, demikian juga yang disampaikan Syekh Abdul Qadir Jaelani di dalam Kitab Sirrul Asrar. Bahwa diperlukan dua lautan ilmu. Yaitu Ilmu Syariat dan Ilmu Hakikat sehingga menghasilkan Makrifat kepada Alloh.

KYAI ABAH
Kalau 'Abah' -seorang kyai di daerah tempat tinggal saya- pernah berkata kepada saya, bahwa ada dua ilmu di dunia ini. Yaitu ilmu kasar dan ilmu halus. Kemudian beliau berpesan agar saya belajar keduanya. "Belajarlah ilmu kasar dan ilmu halus". Ilmu kasar untuk kenal dunia dan agar bermanfaat bagi orang lain, sedangankan ilmu halus untuk kenal Alloh dan agar cinta kepada-Nya

SEORANG IKHWAN
Saat saya sedang mengunjungi seseorang di Rumah Sakit. Entah bagaimana awalnya, terjadi juga dialog tentang hal ini. Saya cuma bisa tersenyum aja kalau begini, itu berarti Alloh sedang mengajari saya. Seseorang itu bercerita bahwa, dalam hidup ini memang di perlukan ilmu / kepandaian. Kepandaian di dapat dengan belajar dengan giat dan keras. Namun ada orang yang tidak perlu seperti itu untuk menjadi pandai dan berilmu. Siapakah dia? Dialah ahli dzikir. Namun, gabungan keduanya itulah yang istimewa.

Makna manakah yang benar? Dalam buku "Al-Qur'an Sebagai Penyembuh Penyakit" yang ditulis oleh Apipudin [(Ciputat: YPM,2013),h.9] disebutkan, bahwa Al-Qur'an merupakan firman Alloh yang ditulis dengan bahasa Arab, difahami selain memiliki makna harfiyah (alih bahasa/makna teks) juga memiliki beragam makna, yang terdiri dari : makna al-Ibrah, makna isyarah, makna lathaif, dan makna haqaiq.
  • Makna Al-Ibrah = al-Ibrah yang dimaksud adalah pesan pendidikan di balik teks al-Qur'an
  • Makna Isyarah = makna isyarah atau isyarat, makna ini juga tidak pada teks, melainkan berada di balik teks
  • Makna Lathaif = secara bahasa lathaif diartikan halus, lembut. Dengan demikian dapat difahami makna lathaif dalam al-Qur'an adalah makna yang halus di balik teks
  • Makna Haqaiq = adalah makna haqiqat, atau makna esensial. Makna al-Qur'an pada tingkatan ini tidak dapat ditangkap oleh manusia biasa
Wallahua'lam Bisshowab


Original Date :  Oct 25, 2013


MAZ Taptozani

Rabu, April 11, 2018

Tawaf, Whirling Dan Gaya Lorentz (Putaran Ke Langit)

Disclaimer : Tulisan ini hanyalah tulisan iseng, bisa benar bisa juga salah. Tulisan ini memandang dari sudut pandang syari'at dan science, bukan dari sudut pandang hakikat dan makrifat. Wallahu a'lam bisshowab.

Yang menjadi dasar penulisan ini adalah persamaan antara gaya lorentz, tawaf dan tari sufi/sema, yaitu arah perputarannya yang berlawanan dengan arah jarum jam atau disebut Anticlockwise / Counterclockwise. Jika perputaran itu dianggap sebuah energi yang bergerak counterclockwise, maka akan menghasilkan energi yang arahnya ke atas.



TAWAF
Tawaf adalah sebuah ibadah yang dilakukan dengan cara mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali. Tawaf dimulai dan berakhir di Hajar Aswad dengan menjadikan Ka'bah disebelah kiri.



Setiap melewati Hajar Aswad, di sunnahkan untuk menciumnya sambil bertakbir "BISMILLAHI ALLOHU AKBAR" jika tidak bisa (terlalu penuh orang yang tawaf) maka cukup mengacungkan tangan dan bertakbir "BISMILLAHI ALLOHU AKBAR"

TARI SUFI / SEMA / WHIRLING
Whirling atau Tari Sema atau tari sufi merupakan tarian yang dipopulerkan oleh Maulana Jalaludin Rumi. Putaran tubuh adalah tiruan alam raya, seperti planet-planet yang berputar. Saya pernah meyaksikan tarian ini, saat sedang melantunkan sholawat bersama-sama, seorang Darwis meminta izin kepada Maulana Syeikh untuk 'berputar' dan Maulana Syeikh pun memberi izin. Kemudian ia pun menari dengan iringan sholawat, saya heran kenapa dia tidak pusing padahal itu cukup lama.



Saya ingat waktu itu Maulana Syekh Hisyam Kabbani pernah menjelaskan tentang asal mula tarian ini. Walaupun dipopulerkan oleh Maulana Syeikh Jalaludin Rumi, namun yang pertama kali melakukannya adalah Sayyidina Abu Bakar As Shiddiq.

Ceritanya adalah Pada suatu hari saat Sayyidina Rasulullah SAW khobah Jum'at, datanglah seorang Baduy Arab seraya bertanya kepada Sayyidina Rasulullah SAW.

"Ya Rasulullah SAW, kapankah kiamat itu datang?"

Sayyidina Rasulullah SAW tidak menjawab, Beliau hanya diam. Baduy Arab itu terus bertanya sampai 3 kali hingga Sayyidina Jibril a.s datang menghadap Sayyidina Rasulullah SAW dan berkata.

"Tanyakanlah padanya apakah bekal yang dia bawa untuk menyambut hari kiamat itu?"

Lalu Sayyidina Rasulullah SAW menyampaikannya dan orang Baduy Arab itu menjawab.

"Bukankah aku memiliki Cinta kepadaMu Ya Rasulullah SAW"

Dan Sayyidina Rasulullah berkata,

"Cukuplah itu membuatmu berdekatan dengan orang yang kau cintai seperti dua jari yang berdekatan"

Dan seketika itu juga orang Baduy Arab itu pergi tanpa mengikuti sholat jum'at. Saat mendengar percakapan itu, Abu Bakar Shiddiq RA yang selama ini risau akan pertanyaan yang sama, bertanya kepada Sayyidina Rasulullah SAW,

"Ya Sayyidina Rasulullah SAW, apakah cukup hanya dengan Cinta?"

Kemudian Sayyidina Rasulullah SAW menjawab,

"Syarat yang utama adalah Cinta!"

Mendengar jawaban itu, hati Sayyidina Abu Bakar Shiddiq ra sangat gembira, begitu bahagia hingga ia mulai berputar dengan jubahnya. Gerakan memutar inilah yang kemudian dikembangkan oleh Maulana Jalaluddin Rumi menjadi Whirling Dervishes.

Seperti gelombang di atas putaran kepalaku,
maka dalam tarian suci Kau dan aku pun berputar
Menarilah, Oh Pujaan Hati,
jadilah lingkaran putaran
Terbakarlah dalam nyala api-bukan dalam nyala lilin-Nya

Rumi


GAYA LORENTZ
Gaya Lorentz adalah gaya yang ditimbulkan oleh muatan listrik yang bergerak atau oleh arus listrik yang berada dalam suatu medan magnet. Arah gaya lorentz ditentukan dengan kaidah tangan kanan. Ibu jari adalah F (arah gaya lorentz), dan telunjuk adalah V (arah kecepatan muatan), sedangkan jari tengah adalah B (arah medan magnet). Maka jika B bergerak berlawanan dengan arah jarum jam (counterclockwise) maka akan menghasilkan Energi (F) keatas.



HUBUNGAN GAYA LORENTZ, TAWAF DAN TARI SUFI (SEMA/WHIRLING)
Seperti telah disebutkan diatas bahwa perputaran yang terjadi saat melakukan tawaf maupun tari sufi akan menghasilkan energi.



Sesuai dengan arah gaya Lorentz dengan menggunakan kaidah tangan kanan, bahwa putaran energi kalau bergerak berlawanan dengan arah jarum jam, maka arah energi akan naik ke atas akan naik ke atas.



Mungkin inilah alasan, mengapa Islam memiliki satu titik arah yang bernama kiblat dalam melaksanakan ibadah sholat. Bisa jadi agar energinya terkumpul ke arah yang sama, yaitu ka'bah. Energi sholat dari berbagai belahan dunia terkumpul, terakumulasi, berlapis dan bertumpuk. Kemudian energi itu akan diputar dengan generator orang-orang yang bertawaf yang berputar secara berlawanan arah jarum jam. Dan hasilnya kumpulan energi tadi arahnya akan ke atas MENUJU LANGIT. Jadi Sedikit terjawab bahwa energi itu tidak berhenti di Kabah namun semuanya naik ke Langit. Sebagai satu cerobong yang di mulai dari Kabah. Menuju Langit mana atau koordinat mana itu masih belum nyampe pikiran saya. Yang jelas pasti Tuhan telah membuat saluran agar solat dan doa dalam bentuk energi tadi agar sampai Ke Hadirat Nya. Jadi selama 24 Jam sehari terpancar cerobong Energi yang terfokus naik ke atas Langit.



Bisa jadi demikian pula yang terjadi pada tari sema. Sema adalah tarian yang harus di lakukan dengan cinta, sesuai dengan asal muasalnya. Menyampaikan energi cinta ke atas langit.
Sebenarnya Tari Sufi/Shema bukanlah Tari, sebab ini adalah miniatur dari gerakan seluruh benda dialam ini : bulan, bumi, bintang bahkan yang terkecil yaitu Neutron & Proton pun terus berputar. Tawafpun berputar bahkan sholatpun dalam 1 raka'at membentuk 1 lingkaran /putaran, berdiri 180 derajat, rukuk 90 derajat , sujud 45 derajat (2x)= 90 derajat, jd dalam 1 raka'at membentuk sudut lingkaran 360 derajat.

Gerakan awal sema dimana penari menahan tangannya menyilang adalah simbol dari kesaksian Tuhan Yang Maha Esa. Dialah dzat yang memulai segala sesuatunya di langit dan bumi ini. Sementara, ketika berputar, tangan kanan yang mengarah ke atas (langit) adalah pertanda si penari siap menerima energi enlightment (pencerahan) dari Sang Pencipta. Sedang, tangan kiri yang menjuntai ke bawah merupakan simbol penyebaran energi positif sekaligus menyerap energi negatif dari dan ke setiap hati manusia yang berada disekeliling penari. Inilah jalan spiritual Tuhan memberikan nur dan hidayah-Nya kepada setiap hati manusia dalam tari spiritual sema.

Di alam Makro kosmos Setiap gerakan berputar akan menghasilkan energi, elektron punya energi karena ia berputar, demikian juga dengan bumi, bulan, matahari, planet, bintang. Yang unik dari gerakan berputar berlawanan arah jarum jam benda-benda tersebut menjaga dan memberikan keseimbangan terhadap benda lainnya disekitarnya. Begitu juga yang terjadi pada sa'at darwis melakukan tarian sufi, dia menghasilkan energi positif dan menyeimbangkan ketimpangan energi ditempat yang ia gunakan untuk menari, sehingga energi negatif yang berkuasa akan menjadi netral/seimbang.

Dengan berputarnya tubuh yang berlawanan dengan arah jarum jam, para penari merangkul kemanusiaan dengan cinta. Manusia diciptakan dengan Cinta untuk mencinta. "Semua cinta adalah jembatan menuju Cinta. Siapa saja yang tak merasakannya tak akan tahu" demikian kata Rumi.

Daftar Pusataka :
- Geophysics and Islam (Kabba)
- Panduan Umroh (Syarat dan Sunnah Tawaf)
- Scientific American (Why There's No Such Thing as North and South)
- Blogger Pendidikan (Kaidah Tangan Kanan)
- The Way Of Love Rumi (Whirling Dervishes)
- Tari Sufi Jepara (Facebook Fans Page)
- Hidup Adalah Pilihan (Tarian Spiritual WHIRLING DERVISHES Menurut Jalaludi Rumi)

Original Date : Dec 5, 2013


MAZ Taptozani

Kamis, Oktober 12, 2017

Om Bajaj : Allah Yang Jamin

Ketika itu cuaca sedang cerah saat malam jumat, jam dinding sudah menunjukkan pukul setengah satu dini hari. Acara ngeteh bareng sedang berlangsung. Di meja terhampar satu teko air teh, setoples gula, setoples kopi bubuk hitam dan satu termos air panas. Walaupun sudah disediakan kopi dan air panas, anehnya sangat jarang bahkan tidak pernah ada yang bikin kopi. Padahal mayoritas orang-orang disana penyuka kopi. Termasuk saya. Terdapat pula potongan-potongan martabak telur serta beberapa tusuk sate lengkap dengan bumbu kacang dan irisan lontong.


Saya dan seorang teman (SA) sedang ngobrol sambil menikmati teh hangat. Kemudian datanglah seorang teman lain yang seorang sopir bajaj sebut saja (SB) untuk berpamitan pulang, sepertinya sedang terburu-buru, katanya mau beli gas dulu untuk bajaj BBG nya. SB bilang sekarang sedang dalam masa-masa sulit dan berat, entah karena setorannya berkurang atau ada masalah apa. Dia tidak bercerita secara detail, semoga saja permasalahannya segera selesai.

Mendengar SB sedang dalam masalah tentu saja saya dan SA heran, karena di wajahnya tak tampak masalah yang berat. Kami pancinglah dia dengan sebuah pertanyaan, kemudian terjadilah perbincangan.

"Kamu itu katanya dalam kondisi sulit tapi kok wajahmu cerah dan kelihatan hepi2 saja."

Lalu meluncurlah pelajaran tak terduga dari SB

"Nih, kalian gue kasih ilmunya, ada dua yang telah gue dapatkan"

"Yang pertama lihatlah orang gila, dia tidak pernah kuatir tentang hidupnya, tidak kuatir sakit, tidak peduli makan, dan tidak peduli dimana dia tidur. Tapi tetap bisa hidup."

"Yang kedua lihatlah anak kecil, tidak peduli dikasih makan apa tetap dimakan, tidak peduli dikasih mainan apa saja tetap diterima. Dan anak kecil selalu gembira dengan itu semua."

"Itu sudah gue kasih ilmunya, silahkan terapin, Gue mau nyari gas dulu. Assalamualaikum"

SB pun pamit dan pergi dengan suara khas bajaj nya.

Akhirnya saya dan SA pun hanya diam terbengong-bengong dan tersenyum saja berdua sambil lanjut ngeteh. Bener-bener dalem. Siapa lagi yang menjamin Rizkinya orang gila dan anak kecil? Tentu saja Alloh yang jamin. Demikian pula dengan hewan dan tumbuhan, Alloh menjamin semuanya tanpa membedakan. Tinggal, bagaimana kita manusia, YAKIN dan ber-SYUKUR kepada ALLAH.

Original Date : Apr 6, 2014

MAZ Taptozani

Rabu, September 27, 2017

Rayya : Kupu-Kupu

"Ada apa denganmu?" Suara lembut itu kembali membuat Rayya termenung berpikir. Padahal kepalanya sudah pusing dan lelah dengan semua kejadian yang dialaminya.

"Aku capek." Rayya menyahut cepat.

Hembusan angin membelai rambut indahnya. Rayya terdiam kembali, matanya menatap kosong secangkir moccacino hangat yang baru di hidangkan. Kemudian Arya melanjutkan pembicaraannya.

"Apakah menurutmu semua kejadian yang kau alami adalah sebuah kebetulan semata?"

"Apa kau kira orang-orang yang kau temui selama ini adalah sebuah hal yang wajar saja"

"Kebetulan adalah kesengajaan Tuhan yang belum kita ketahui maknanya. Yang terlihat kebetulan adalah ujung dari peristiwa-peristiwa sebelumnya, baik yang direncana maupun tidak. Kebetulan bisa terjadi karena campur tangan manusia, dan bisa jadi, lebih dari itu, kekuatan di luar manusia, kekuatan yang menciptakan manusia."

"Tapi aku lelah." Rayya menatap arya sejenak, kemudian keluarlah apa yang selama ini dia rasakan.

"Aku ingin istirahat sejenak dari rutinitas ini. Aku ingin istirahat sejenak dari hiruk pikuk dunia ini. Aku ingin istirahat sejenak melepas lelah yang sedang kurasakan. Aku ingin istirahat walau hanya sekejap. Aku lelah"

"Sebenarnya apa yang kau cari? Apa yang kau inginkan? Untuk menemukan saja gak akan cukup sepanjang umur, apalagi untuk mencari. Kita harus menyerahkan diri/tawakkal kepada Tuhan, biarkan Tuhan yang membimbing kita, memperjalankan kita, seperti saat Nabi Muhammad diperjalankan dari masjidil harom ke masjiidil aqso dan kemudian ke sidratul muntaha."

"Jika kita sudah di perjalankan oleh Tuhan, maka segala semua kehidupan kita akan dijamin oleh-Nya. Dalam perjalanan kita menemukan berbagai peristiwa, pembelajaran dalam hidup untuk menjadi manusia yang memanusiakan manusia."

"Istirahat boleh, tapi jangan sampai tidak punya tujuan. Live life like a butterfly, take a rest but never forget to fly" Arya mengakhiri obrolannya dengan Rayya. Dan Arya pun harus bergegas pergi karena namanya telah di panggil oleh petugas bandara...

Kadang semesta seakan bergerak lambat jika kita menyadari bahwa orang-orang dan kejadian di masa lalu akan menjadi pelajaran untuk mempersiapkan bertemu dengan orang-orang yang seirama dan tulus di masa depan.

Seperti puzzle, merangkai, mensinkronkan segala yang ditemukan dalam hidup ini. Istirahat sejenak, itu akan membuat kita melihat semuanya secara jelas.




Rabu, Agustus 23, 2017

Hidup Yang Bermanfaat

Kutipan dari Bung Karno, ada di buku berjudul “Mutiara Kata Bung Karno untuk Rakyat Indonesia” susunan Wawan Tunggul Alam, SH.

Saya tidak tahu, akan diberi hidup oleh Tuhan sampai umur berapa. Tetapi permohonanku kepadaNya ialah, supaya hidupku itu hidup yang manfaat. Manfaat bagi tanah air dan bangsa, manfaat bagi sesama manusia. Permohonanku ini saya panjatkan pada tiap-tiap sembahyang. Sebab, Dialah Asal segala Asal. Dialah ‘Purwaning Dumadi‘.” (6 Juli 1957).